Monday, 20 July 2015

Aku Datang Menangis


Ada hari dimana aku hanya ingin diam. Diam tidak merespon semua sapaan, pertanyaan, bahkan senyuman orang-orang baik. Diam pada harihari itu bukan berarti aku diam juga kepada Tuhanku. Ada orang-orang disekitar saya yang beribadah hanya karena itu adalah kewajiban dan berdosa jika ditinggalkan.
Saya tidak peduli dengan ibadah saya adalah ‘sebuah dosa jika saya tinggalkan’. Saya beribadah karena ada suatu titik dimana saya akhirnya mengerti bahwa saya beribadah karena saya butuh berbicara kepada Tuhan saya setiap saat. Saya butuh bertemu tuhan saya setiap hari. Tuhan saya mengerti bahkan saat saya diam. Ketika kamu percaya bahwa ada sebuah entitas yang melindungi kamu setiap hari, kenapa tidak menuju padaNya setiap saat.


No comments:

Post a Comment

How to Hold Happiness

 Wow… it’s the end of 2025 already. And here I am, finally writing a blog again after such a long break—haha, sorry for disappearing. Life h...