Senang.
Aku gak tau ya kenapa quote dari Haruhi Suzumiya selalu terngiang-ngiang.
“Though I may think a person is extremely unlucky, as long as
that person thinks she/he is happy, than she/he must be happy. “
Aku baca novel Suzumiya Haruhi ini atas rekomendasi temanku, Achmad
Syarif H, pada tahun 2012.
Sebenarnya itu bukan quote sih, lebih ke kata-kata dalam
kepalanya Haruhi waktu dia merespon ke Yuki (kalau kamu pernah baca.) Pertama
aku baca kata-kata itu sekilas biasa aja, lama-lama aku ga bisa move on ke
halaman selanjutnya waktu itu. Aku resapi kata-kata itu dan mungkin kebetulan
pas juga momentnya pas aku lagi galau mikirin kenapa aku begini kenapa aku
begitu.
Gak tau kenapa, mulai saat aku ketemu kata-kata itu, setiap ada
orang yang misalkan dia punya kesenangan kek, keburukan kek, kejelekan kek, atau
apa kek yang bisa buat aku gak suka, tiba-tiba aja itu quote muncul di
kepalaku. Dan efek dari aku ingat quote itu luar biasa.
Misal ada temanku cewek, suka hambur-hambur uang untuk beli rokok,
barang yang menurutku sama sekali gak penting untuk kehidupan di dunia. Selama temanku
itu senang, selama dia tidak ganggu my personal space, selama dia sudah tau apa
kebaikan dan keburukan tentang sesuatu yang buat dia happy, biarkan aja. Bagaimanapun
aku kasihan sama dia, bagaimanapun aku pikir orang ini gak bangeeet,
bagaimanapun aku pikir temanku ini merugikan dirinya sendiri, itu gak akan
merubah isi kepala dia buat berenti beli rokok, kan?
Contoh lain, ada temanku cowok, sekarang lagi sekolah di akademi
chef dan tata boga. Mulai dari keluarga, dari teman, pacar, gak ada yang dukung
dia masuk sekolah itu. Aku juga awalnya mikir kasihan banget temanku ini, itu
sekolah apa sih? Dia sejahtera gak disana? Tapi setelah dia telpon aku pada
suatu hari, aku juga lihat instagramnya, aku tau dia senang sekolah disitu,
boom, muncul lagi quote itu.
Aku pikir anak-anak kecil pencari emas di sungai-sungai (aku
nonton di Discovery Channel) itu kasihan betuuul. Harus nyemplung, harus
mutar-mutar di air, harus desak-desakan, eh pas diwawancarain mereka bilang setiap
hari senang walaupun harus begini. Apalagi tambah senang kalau dapat emas
butiran yang besar. Aku kasihan tapi mereka senang, gak peduli seberapa besar
kasihanku pada mereka.
Apapun yang aku pikirkan tentang seseorang, selama orang itu
senang, dia pasti akan merasa senang. Gak peduli orang lain mau bilang apa.
Selama dia senang, ya dia akan senang. Satupun pemikiran kita gak akan merubah
orang itu buat berenti jadi senang versi dia.
Sama.
Apapun yang kamu pikirkan buruk tentang aku, selama aku senang
dan tidak ganggu kamu, aku gak peduli kamu mau pikir apa tentang aku, aku
senang melakukan ini. Kamu pikir aku kasihan stuck di Borneo island forever,
tapi akhir-akhir ini aku banyak bersyukur, aku senang. The way you sees me
never change the way I feel in my life. The way you underestimate me, tidak
akan merubah semangatnya aku mengejar sesuatu.
Indikator senang itu yang bagaimana sih? Masing-masing orang
beda. Kalau bicara senang, bicara bahagia, bisa jadi dia senyum padahal sedang
sedih. Bisa jadi dia merenung, padahal dia senang. We never knows what inside other’s
head. Jadi gak perlu ngomentarin hidup orang lain kecuali dia yang minta kita
untuk komentar.
Mungkin itu penyebab aku terkenal lah dengan tag line aku di
kampus, kalau ada yang minta pendapat, ujung-ujungnya pasti aku bilang : “Biarkan
dia berkembang.” Sampai diikutin lah taglineku ini sama dosen-dosen. Hahaha.
Put, anak HI kemarin ada yang malah minta dirinya sendiri di DO
di akademik.
“Biarkan dia berkembang.”
Put, kamu setuju gak si Ruben pindah jurus ke teknik?
“Biarkan dia berkembang.”
Put, si Bryan bolos kuliah katanya mau jalan sama Ipeh
“Biarkan dia berkembang.”
Put, kemarin adek tingkat ngomongin kamu di kantin…”
“Biarkan dia berkembang.”
Selama orang-orang itu Happy dengan apa yang mereka lakukan,
biarkan aja. Selama orang-orang itu senang ngomongin kita, biarkan aja. Selama
gak ganggu hari-hari kita, biarkaaan aja. Malah harusnya senang, mereka
ngomongin kita. Berarti kita kita korban ngomong di belakang ini eksis juga ya
sampai di omongin gitu hahahah. I don’t care. I really don’t care. Bahkan 1%
mereka gak tau apa-apa tentang diriku. Gak ada alasanku buat khawatir. Karena
sama sekali aku gak peduli. Whether you're speaking highly or poorl about me, I'm honored to be the topic of your conversations. Bless you.
“Though I may think a person is extremely unlucky, as long as
that person thinks she/he is happy, than she/he must be happy. “

No comments:
Post a Comment